kiyonten.desa.id - Memperingati turunnya Al-qur’an atau yang dikenal Nuzulul Qur’an, takmir Masjid Nurul Iman Desa Kiyonten kembali mengadakan santunan anak yatim yang dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama pada sabtu (07/03/2026).
Kegiatan ini rutin dilaksanakan di setiap bulan suci Ramadan, tepatnya malam 17 Ramadan. Bertempat di Masjid Nurul Iman Dusun Kiyonten Desa Kiyonten, acara ini dihadiri oleh H. Wakhid Prayitno, Kepala Desa dan Perangkat Desa Kiyonten, Babinsa, Jamaah masjid Nurul Iman, Donatur dan diikuti oleh 12 anak yatim usia sekolah dasar se-Desa Kiyonten.

Jumadi, Ketua Takmir Masjid Nurul Iman dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir dan mohon maaf apabila masih banyak kekurangan.
“ Kegiatan santunan anak yatim dibulan Ramadan telah menjadi kegiatan rutin di Masjid Nurul Iman beberapa tahun terakhir ini, kegiatan ini terlaksana dibantu dengan LAZ ( Lembaga Amil Zakat ). Selain dibulan Ramadan, santunan anak yatim juga dilaksanakan dibulan Muharram, “ terang Jumadi.
Menyantuni anak yatim merupakan salah satu amal shaleh yang dianjurkan untuk dilaksanakan di bulan Ramadan. Menyantuni anak yatim piatu memiliki keistimewaan tertentu, hal ini juga disebutkan dalam hadist riwayat Bukhori.
“Aku dan orang-orang yang mengasuh/menyantuni anak yatim di Surga seperti ini ,” (HR.Bukhori).
Pelaksanaanya, dengan di iringi pujian shalawat, santunan anak yatim oleh para donator diberikan langsung dan dilanjutkan dengan bersalaman dan mengusap kepala anak yatim sebagai bentuk empati dan kasih sayang.
Rasulullah bersabda, “ Barang siapa yang mengusap kepala anak yatim karena Allah, maka baginya setiap rambut yang disentuhnya itu terdapat kebaikan,”.
Lebih lanjut, sambil menunggu tiba waktunya berbuka puasa, H.Wakid Prayitno memberikan siraman rohani kepada seluruh jamaah yang hadir. Dalam tausiyahnya, pak Wakid sapaannya mengingatkan kepada seluruh jamaah tentang pentingnya menjalankan sholat 5 waktu yang telah menjadi perintah wajib bagi umat muslim.